:

Alasan Judi Haram dalam Islam, Nafkah Tak Berkah, hingga Taubat Dibahas Tuntas

4 jam lalu

KOMPAS.TV - Dalam program Kalam Hati edisi Minggu 19 Juli 2026, Ustadz Jojo Ali Yusuf, Ustadzah Inarotul Ain, dan Ustadz Muhammad Assad membahas tentang "Menang Kalah Pertandingan Itu Hal Biasa, Tapi Judi Taruhannya Luar Biasa" Ketiganya mengingatkan agar masyarakat tidak menjadikan euforia sepak bola sebagai alasan untuk berjudi. 

Ustadz Jojo Ali Yusuf menjelaskan bahwa judi diharamkan karena merusak perekonomian dan menghilangkan sikap tawakal kepada Allah SWT. Menurut Ustadz Jojo, keinginan mendapatkan uang secara instan justru dapat mendorong seseorang melakukan berbagai perbuatan haram. 

Kemudian, Ustadzah Inarotul Ain menjelaskan bahwa judi tidak hanya merugikan pelakunya, tetapi juga keluarga. Menurut Ustadzah Inarotul, perjudian dapat merusak harta, akal, jiwa, dan keturunan. Karena itu, setiap keluarga harus memastikan rezeki yang masuk berasal dari sumber yang halal.  

Selanjutnya, Ustadz Muhammad Assad menegaskan bahwa uang hasil judi tidak boleh digunakan untuk ibadah atau sedekah. Ustadz Muhammad Assad mengingatkan agar pelaku judi segera bertaubat dan mulai mencari rezeki melalui jalan yang halal. Sebab, rezeki yang halal akan membawa keberkahan bagi diri sendiri maupun keluarga. 
 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/kalam-hati/684355/alasan-judi-haram-dalam-islam-nafkah-tak-berkah-hingga-taubat-dibahas-tuntas

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke