:

FULL! Peneliti Komentari Trump Ancam Iran, Tapi Diplomasi Gertak Dinilai Tak Lagi Efektif

6 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melancarkan serangan besar terhadap Iran kembali menjadi sorotan.

Namun, Peneliti Senior Indo Pacific Strategic Intelligence, Aisah Kusumasomantri, menilai pola komunikasi Trump lebih menyerupai strategi negosiasi melalui tekanan dan gertakan. 

Menurutnya, Iran sudah berulang kali menghadapi pola serupa sehingga tingkat kepercayaan terhadap Amerika Serikat sangat rendah, membuat ancaman tersebut belum tentu efektif untuk memaksa Teheran berkompromi.

Baca Juga Prabowo Soroti Hasil Survei PISA: Pendidikan Indonesia Masih Tertinggal, Harus Jadi Bahan Evaluasi di https://www.kompas.tv/video/684331/prabowo-soroti-hasil-survei-pisa-pendidikan-indonesia-masih-tertinggal-harus-jadi-bahan-evaluasi

Dalam dialog ini juga dibahas mengapa negosiasi AS-Iran masih menemui jalan buntu, mulai dari rendahnya rasa saling percaya, strategi kedua negara untuk memperkuat posisi tawar, hingga dinamika pembahasan Selat Hormuz bersama Oman yang dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam konflik.

Aisah menilai selama kedua pihak masih mengedepankan eskalasi demi keuntungan politik dan militer, peluang tercapainya kesepakatan damai akan tetap sulit terwujud.

 

Produser: Prayogi Haro

Editor: Novaltri

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/684333/full-peneliti-komentari-trump-ancam-iran-tapi-diplomasi-gertak-dinilai-tak-lagi-efektif

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke