:

Mata-mata Digital China Dilaporkan Menyebar di 13 Negara, Bisa Curi Hampir Semua Data

1 minggu lalu

Sebuah perangkat lunak mata-mata digital atay "spyware" buatan China dilaporkan telah berevolusi menjadi teknologi pengawasan dan digunakan di lebih dari 13 negara.

Dalam penelitiannya, perusahaan keamanan siber Arctic Wolf Networks Inc pada Rabu (5/8/2026) melaporkan, mereka mendeteksi platform perangkat lunak berbahaya yang disebut LightSpy.

Platform itu memungkinkan pengguna membayar perusahaan tersebut untuk mencuri informasi pribadi korban, termasuk data lokasi yang sangat spesifik, rekaman suara, catatan obrolan, rekaman kamera dan video serta layar, dan banyak lagi.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh
Penulis Naskah: Meiva Jufarani
Narator: Meiva Jufarani
Video Editor: Meiva Jufarani
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko

#Global #Konflik #Spyware #China #LightSpy #CyberSecurity #KeamananSiber #Hacker #Malware

Music: Mission - Anno Domini Beats

Artikel terkait: https://www.kompas.com/global/read/2026/08/06/143000070/-spyware-china-dilaporkan-menyebar-di-13-negara-bisa-curi-hampir-semua

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke