Di tengah jeda gencatan senjata yang rapuh, Iran justru memanfaatkan situasi untuk memulihkan alutsista lama, memperbanyak produksi rudal dan drone, serta menyembunyikan cadangan persenjataan baru di kota-kota bawah tanah. Berdasarkan data intelijen, Teheran masih menyimpan sekitar 70 persen stok rudal dan 40 persen drone, membuat mereka memiliki amunisi yang lebih than lama untuk mempertahankan strategi asimetris di Selat Hormuz.
Sebaliknya, kondisi Amerika Serikat justru berbanding terbalik karena persediaan dua senjata andalan jarak jauhnya, ATACMS dan PrSM, telah habis terkuras, sementara stok pencegat Patriot dan THAAD anjlok drastis akibat tingginya intensitas tembakan. Situasi krisis persediaan yang kian menipis ini membuat Pentagon kehabisan akal hingga harus menempuh langkah tidak lazim dengan mengirimkan pesan tertulis kepada para analis militer demi mencari ide kreatif baru guna menekan Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi
#global #perang ##kompascomlab #IranvsAmerika #PerangIranAmerika #Iran #Amerika #IranAmerika