:

Digempur Bertubi-tubi, "Nadi" Energi Iran Tetap Berdetak, Kok Bisa?

1 minggu lalu

Meski sejumlah infrastruktur minyak mengalami kerusakan akibat serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat dan Israel, pemerintah Iran memastikan pasokan bahan bakar tetap berjalan normal. Pada Rabu, 5 Agustus 2026, Wakil Menteri Perminyakan Iran sekaligus Direktur Pelaksana Perusahaan Pengolah dan Distribusi Minyak Nasional Iran, Mohammad-Sadegh Azimifar, mengatakan produksi dan distribusi bensin tidak terganggu meski beberapa pipa minyak dan tangki penyimpanan di Provinsi Teheran dan Alborz rusak.

Menurutnya, hal itu dapat dilakukan berkat diversifikasi pasokan, koordinasi jaringan distribusi, serta proses rekonstruksi yang terus berlangsung. Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan negaranya sedang menghadapi salah satu periode paling sulit sejak Revolusi Islam 1979. Dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari yang sama, ia menyebut Iran harus menghadapi sanksi internasional, tekanan ekonomi, krisis energi, kekeringan, hingga konflik militer.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penasaran seperti apa rasanya hidup ala "Harvest Moon" di dunia nyata? Yuk, tonton videonya lewat link berikut!
https://www.youtube.com/watch?v=XrhhjQ1dKl0&t=387s

Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati

Music: Breaking Signal (Generated AI)

#Global #Perang ##cclabs #PerangIranAS #IranVsAS

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke