Rahasia senjata Iran yang disebut memiliki daya tekan setara bahkan melampaui efek strategis bom nuklir kini menjadi sorotan setelah sejumlah laporan mengungkap bagaimana Teheran mampu memaksa Amerika Serikat mengubah perhitungan militernya.
Di tengah konflik yang berlangsung di kawasan Teluk, Iran tidak hanya mengandalkan drone Shahed dan rudal berbiaya murah, tetapi juga memanfaatkan posisi strategis Selat Hormuz sebagai alat tekanan terhadap jalur perdagangan energi dunia. Strategi ini dinilai membuat Washington menghadapi dilema yang jauh lebih rumit dibandingkan sekadar ancaman senjata konvensional.
Laporan Newsweek menjelaskan bahwa kombinasi gangguan terhadap Selat Hormuz dan perang atrisi berbasis drone serta rudal murah menciptakan tekanan ekonomi sekaligus militer yang sangat besar. Di sisi lain, CNN melaporkan stok rudal pencegat utama Amerika Serikat, termasuk THAAD dan Patriot, terus menyusut setelah berbulan-bulan menghadapi serangan Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Nabilah Safirah
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Kompascomlab #Iran #SenjataIran #DroneIran #DroneShahed #StrategiAsimetrisIran
Music: Breaking Signal (Generated AI)