Di tengah jeda perang dan negosiasi diplomatik, Iran memanfaatkan gencatan senjata untuk melipatgandakan produksi serta memperkuat akurasi rudal dan drone melalui jaringan bawah tanahnya.
Sebaliknya, laporan intelijen mengungkapkan bahwa Amerika Serikat justru menghadapi krisis persediaan rudal presisi dan pencegat pertahanan udara yang tergerus pesat.
Akibatnya, peta konflik bergeser menjadi perang kapasitas industri, di mana Iran diam-diam memulihkan kekuatannya saat stok amunisi andalan Amerika Serikat kian menipis.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih Video editor: Katarina Astriyani Setyaningsih Produser: Dandy Bayu Bramasta