Fenomena El Nino diprediksi terus menguat dan mengurangi curah hujan di Asia Tenggara. Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) memperingatkan sebagian besar wilayah selatan ASEAN akan mengalami cuaca lebih panas dan kering sepanjang Agustus hingga Oktober 2026.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan, munculnya titik panas, hingga kabut asap lintas batas. Sementara itu, wilayah utara ASEAN diperkirakan akan mengalami kondisi cuaca yang lebih basah.