Delapan perusahaan minyak terbesar dunia disebut meraup keuntungan fantastis hingga hampir 93 miliar dolar AS atau sekitar 1.600 triliun rupiah hanya dalam tiga bulan, bersamaan dengan periode perang Iran.
Lonjakan laba tersebut terjadi di tengah kenaikan harga energi akibat konflik yang terus membara di Timur Tengah terutama Selat Hormuz, dengan harga minyak global sempat menembus lebih dari 126 dolar AS per barel.
Saudi Aramco menjadi penyumbang keuntungan terbesar dengan laba bersih lebih dari 33 miliar dolar AS, sementara ExxonMobil, Chevron, Shell, BP, Equinor, TotalEnergies, dan Eni juga mencatat keuntungan besar pada kuartal kedua.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru
Penulis naskah: Salsabila Suseno
Narator: Salsabila Suseno
Video editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Global #Konflik #PerangIran #HargaMinyakDunia #SaudiAramco #Aramco #BP #Shell #ExxonMobil #Chevron #Iran #Trump #SelatHormuz
Music: Between The Spaces - The Soundlings
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/global/read/2026/08/05/071100270/8-raksasa-minyak-pesta-cuan-dari-perang-iran-separuh-pendapatan-ri