Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menguras hampir 80 persen pasokan amunisi pencegat untuk sistem pertahanan udara utama Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).
Penipisan stok amunisi ini menjadi salah satu pemicu utama Presiden AS Donald Trump mendadak membatalkan rencana serangan balasan berskala besar terhadap Iran pada akhir pekan lalu.