KOMPAS.TV - Dampak musim kemarau berkepanjangan di Gorontalo terus meluas.
Hingga kini, warga mulai mengalami krisis air bersih hingga penyusutan air Danau Limboto yang membuat aktivitas nelayan mulai terganggu.
Musim kemarau terus terjadi selama tiga bulan terakhir di Gorontalo. Selain krisis air bersih dan kekeringan lahan pertanian, musim kemarau berkepanjangan ini mulai membuat penurunan debit air di sungai hingga Danau Limboto, Gorontalo.
Penurunan debit air di Danau Limboto membuat aktivitas para nelayan mulai terganggu. Area daratan tampak mulai bermunculan di area Danau Limboto, hingga tambatan perahu para nelayan harus dimundurkan sekitar 100 meter.
Para nelayan mengaku hasil tangkapan mulai menurun sejak beberapa waktu terakhir dengan adanya penyusutan air di Danau Limboto.
Sementara, musim kemarau yang melanda Gorontalo selama dua bulan terakhir membuat debit air Danau Limboto terus menyusut.
Kondisi ini berdampak pada aktivitas nelayan. Namun di balik itu, hamparan danau yang mengering justru menjadi daya tarik baru bagi warga untuk menikmati keindahan matahari terbenam.
#danaulimboto #penururandebitair #gorontal
Baca Juga Bank Sumsel Babel dan Pemkab Lahat Perkuat Sinergi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah di https://www.kompas.tv/advertorial/684026/bank-sumsel-babel-dan-pemkab-lahat-perkuat-sinergi-untuk-dorong-pertumbuhan-ekonomi-daerah
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/684029/danau-limboto-menyusut-hasil-tangkapan-nelayan-menurun-hingga-jadi-tempat-wisata-kompas-siang