Sudah berkali-kali menyerang Iran, kenapa Amerika Serikat masih saja buntu memenangkan pertempuran? Pertanyaan ini muncul dengan kenyataan bahwa Iran masih saja masih sanggup membalas, dan Selat Hormuz tetap terkunci.
Para analis The Atlantic mengungkap kelemahan AS adalah ketergantungan pada investasi mahal jet temour di saat fakta di lapangan perang drone dan rudal lebih unggul. Pentagon dinilai terlalu meremehkan senjata murah yang justru berbalik menguras sistem pertahanan mahal AS.
Sejumlah analis menilai Presiden AS Donald Trump kini memiliki pilihan yang sangat terbatas. Salah satu opsi yang mulai dibahas adalah membuka jalan diplomasi melalui pembicaraan Iran dan Oman mengenai pengelolaan Selat Hormuz, meski langkah tersebut dinilai sebagai kompromi yang menyakitkan karena berpotensi mengakui besarnya pengaruh Iran di jalur pelayaran energi paling strategis di dunia.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Nabilah Safirah Produser: Marvel Dalty