Iran dinilai memiliki "senjata" strategis yang dampaknya lebih besar daripada ancaman nuklir, yakni kendalinya atas Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur utama distribusi energi dunia.
Menurut Joshua Tallis dari Center for Naval Analyses, kemampuan Teheran mengganggu pelayaran dan pasokan energi global dapat memicu tekanan ekonomi besar terhadap dunia, termasuk Amerika Serikat.
Serangan terhadap kapal komersial, kenaikan harga energi, menipisnya amunisi AS, serta penolakan Iran untuk bernegosiasi langsung dengan Washington menunjukkan bahwa strategi asimetris Teheran masih menjadi tantangan serius bagi kekuatan militer dan diplomasi Barat.
Selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru Penulis Naskah: Shafa Maulita Maulana Narator: Shafa Maulita Maulana Video Editor: Shafa Maulita Maulana Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko