:

Temani Anak di Job Fair, Orangtua: Jangan Khianati Harapan Anak Kami

10 jam lalu

Gelaran Job Fair Kota Depok yang berlangsung di kawasan Margonda menjadi panggung bertemunya beragam emosi. Di balik deretan stan perusahaan, terekam kontras menarik antara kekhawatiran orang tua terhadap sistem penyerapan tenaga kerja dan semangat pantang menyerah para lulusan baru.

Rohmah Agustina, salah satu warga Depok, hadir bukan sebagai pelamar, melainkan sebagai pendamping setia buah hatinya. Kehadirannya menjadi simbol kasih sayang yang tak putus, sekaligus bentuk "pengawalan" terhadap sistem yang ia anggap sering kali hanya formalitas.

"Saya dampingi karena aplikasi scan barcode-nya bermasalah. Takut nanti ada kendala sendiri," ungkap Rohmah kepada Kompas.com, Selasa (4/8/2026) di Depok, Jawa Barat.

Namun, kegelisahannya melampaui masalah teknis. Ia secara blak-blakan menyuarakan kekhawatiran tentang fenomena job fair "zonk" atau kosong istilah untuk bursa kerja yang dianggap hanya sekadar seremoni tanpa realisasi penyerapan tenaga kerja.

"Harapan saya jangan 'jong' (zonk) ya. Kasihan anak-anak. Jangan sampai hanya diadakan saja tapi tidak ada hasilnya. Kalau (pengangguran) semakin menumpuk, ini harus jadi solusi buat pemerintah," tegas Rohmah.

Penulis: Siti Laela Malhikmah

Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah, 

Video Editor: Siti Laela Malhikmah

Produser: Abba Gabrillin


#JobFairDepok #LokerDepok #InfoLoker2026 #LowonganKerja #KisahInspiratif #FreshGraduate #DepokHariIni ##vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke