Pemerintah Maroko akhirnya buka suara, usai dituduh sengaja membiarkan puluhan ribu migran menerobos masuk ke wilayah Spanyol.
Dalam tanggapan resminya, Kementerian Dalam Negeri Maroko membantah tudingan bahwa arus migran ke enklave Ceuta merupakan operasi yang disengaja.
Rabat menegaskan, gelombang migrasi itu terjadi secara spontan akibat penyebaran informasi palsu di internet, aktivitas jaringan penyelundup manusia, serta salah tafsir terhadap putusan pengadilan Spanyol yang dinilai mempersulit pemulangan migran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar Penulis Naskah: Meiva Jufarani Narator: Meiva Jufarani Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko