JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua RT di lingkungan kediaman pribadi mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Agus Setiawan, mengungkapkan kesaksiannya mengenai sosok Sutrimo yang ditemukan meninggal dunia pada 23 Juli 2026.
Menurut Agus, Sutrimo telah lama bekerja untuk mantan Jampidsus dan sempat menemuinya dua hari sebelum meninggal.
Saat dikonfirmasi mengenai status Sutrimo, Agus membenarkan bahwa korban merupakan pegawai yang telah lama bekerja di lingkungan rumah tersebut.
Menurut Agus, tugas Sutrimo saat itu mengawasi proses pembangunan rumah milik mantan Jampidsus.
Ia mengatakan Sutrimo telah dipercaya menjaga rumah sejak proses pembangunan.
Saat ditanya apakah Sutrimo mulai bekerja sebelum mantan Jampidsus menjabat, Agus membenarkannya.
Ketika disinggung informasi bahwa Sutrimo telah bekerja sejak 2008, Agus kembali membenarkan.
Agus juga menceritakan pertemuan terakhirnya dengan Sutrimo dua hari sebelum korban meninggal dunia. Menurutnya, saat itu Sutrimo datang ke pos keamanan dan menawarkan kopi.
Namun Agus melihat kondisi fisik Sutrimo saat itu sudah berbeda.
Dua hari kemudian, Agus mengaku menerima telepon yang meminta ambulans. Belakangan ia mendapat kabar bahwa Sutrimo meninggal dunia.
Agus juga mengatakan Sutrimo diketahui kerap berada di rumah mantan Jampidsus saat bekerja. Ia menambahkan, Sutrimo merupakan orang yang paling lama dikenalnya di lingkungan tersebut.
Mengenai aktivitas Sutrimo pada malam sebelum ditemukan meninggal, Agus mengaku hanya mengetahui korban biasa berkumpul di pos keamanan.
Sementara terkait keberadaan Sutrimo di bangunan yang disebut sebagai klinik, Agus mengatakan informasi itu diperolehnya dari orang yang pertama kali menemukan korban.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/XM6neCvAkpQ
#eksjampidsus #febrieadriansyah #sutrimo
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/683824/dua-hari-sebelum-tewas-sutrimo-eks-pegawai-jampidsus-datangi-ketua-rt-saya-lihat-dia-pucat-dipo