:

RS Muhammadiyah Klarifikasi CCTV dan Berita Acara Kematian Sutrimo, Eks Pegawai Jampidsus | DIPO

5 hari lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring akhirnya memberikan klarifikasi terkait penanganan Sutrimo yang dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (UGD). Tim Legal RS Muhammadiyah Taman Puring, Ahmad, menegaskan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Menurut Ahmad, berdasarkan pemeriksaan medis, Sutrimo dinyatakan dead on arrival (DOA) atau meninggal sebelum tiba di rumah sakit.

Ahmad menjelaskan, pihak rumah sakit hanya diminta memastikan apakah korban masih memiliki tanda-tanda kehidupan ketika tiba di UGD. 

Ia mengatakan, rumah sakit tidak melakukan autopsi maupun pemeriksaan lebih lanjut karena tidak ada permintaan dari pihak keluarga. 

Ahmad juga menyampaikan, berdasarkan pemeriksaan medis ditemukan tanda-tanda yang menunjukkan korban telah meninggal beberapa waktu sebelum tiba di rumah sakit.

Dalam berita acara rumah sakit, Ahmad menyebut terdapat catatan mengenai waktu munculnya keluhan yang disampaikan oleh pengantar korban.

Terkait identitas pengantar, Ahmad mengatakan korban diantar oleh sekitar empat orang menggunakan ambulans yang bukan milik RS Muhammadiyah Taman Puring.

Ahmad juga meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai surat dari rumah sakit yang mencantumkan nama Febrio sebagai pengantar.

Ia menegaskan, kronologi yang menyebut korban merasa sakit sebelum dibawa ke rumah sakit juga ditulis oleh pihak pengantar, bukan oleh petugas rumah sakit.

Lebih lanjut, Ahmad menyayangkan beredarnya rekaman CCTV maupun dokumen berita acara kematian yang berasal dari lingkungan rumah sakit.

 

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar. 

Selengkapnya saksikan di sini:  https://youtu.be/XM6neCvAkpQ  

 

#eksjampidsus #febrieadriansyah #sutrimo

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/683807/rs-muhammadiyah-klarifikasi-cctv-dan-berita-acara-kematian-sutrimo-eks-pegawai-jampidsus-dipo

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke