Iran menuding militer Amerika Serikat melakukan kejahatan perang setelah sebuah bom seberat hampir 1 ton menghantam rumah warga sipil di Pulau Qeshm dan menewaskan satu keluarga pada Kamis (30/7/2026).
Tudingan Teheran muncul setelah analisis The New York Times menyatakan militer AS telah menjatuhkan bom Mark 84 seberat 907 kilogram ke kawasan permukiman pada Kamis (30/7/2026) lalu.
Disaat yang sama, Teheran juga membantah klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang membatalkan serangan besar-besaran terhadap Iran usai Teheran disebut tengah bernegosiasi dengan Washington.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Afifah Rismayanti Narator: Afifah Rismayanti Video Editor: Dimas Septian Adiyathama Produser: Akhmad Muawal Hasan