KOMPAS.TV – Dua santri dari Pondok Pesantren Darus Ibtida di Karawang, Jawa Barat, diduga menjadi korban salah sasaran setelah dianiaya oleh sejumlah anggota Linmas yang sedang berpatroli. Peristiwa ini terjadi saat keduanya pulang menuju pesantren usai menghadiri acara haul dengan mengendarai sepeda motor berkecepatan tinggi di jalan yang gelap dan sepi.
Diduga mengira kedua santri sebagai pelaku begal, sejumlah anggota Linmas melempari dan menganiaya korban. Akibat kejadian tersebut, kedua santri mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban berinisial M menceritakan kronologi peristiwa yang dialaminya. Sementara itu, Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan terkait dugaan salah sasaran tersebut. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami dan menyelidiki kasus ini.
Akibat peristiwa tersebut, kedua korban mengalami luka bakar akibat disiram air panas. Korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Hastien dan Rumah Sakit Proklamasi Rengasdengklok.
#karawang #linmas #santri #jawabarat #kriminal #kompastv
Baca Juga Marak Aksi Main Hakim Sendiri, Rieke Diah Pitaloka: Negara Tak Boleh Biarkan Kekerasan Jadi Budaya di https://www.kompas.tv/nasional/682797/marak-aksi-main-hakim-sendiri-rieke-diah-pitaloka-negara-tak-boleh-biarkan-kekerasan-jadi-budaya
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/683728/dituduh-begal-dua-santri-jadi-korban-dugaan-main-hakim-sendiri-oleh-linmas-berut