Presiden AS Donald Trump belum juga punya cara untuk keluar dari perang yang dia ciptakan di Iran. Terbaru, ancaman serangan besar-besar kembali tertunda. World Street Journal dan Aljazeera menggambarkan Trump ditekan dua faktor sehingga memilih kembali untuk bernegosiasi.
Keputusan itu diambil ketika Washington mengklaim peluang tercapainya kesepakatan mulai terbuka, sementara sejumlah negara Teluk seperti Arab Saudi, Qatar, dan Pakistan mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi, terutama terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Di saat yang sama, Amerika Serikat juga menghadapi persoalan lain yang tak kalah besar, yakni menipisnya stok amunisi setelah berbulan-bulan terlibat dalam konflik. Iran menegaskan tetap siap memberikan respons keras apabila kembali diserang.
Lantas, benarkah tekanan diplomatik dan krisis persenjataan membuat Trump tak memiliki banyak pilihan selain kembali mengandalkan negosiasi?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Global #Perang ##Kompascomlab #SeranganIran #AncamanIran #TrumpIran #ArabSaudi #KawasanTeluk #MiliterAS #IRGC
Music: Cavalry - Aakash Gandhi