Badan intelijen Amerika Serikat, CIA, dan badan intelijen Israel, Mossad, dilaporkan kesulitan menemukan lokasi Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
Ia disebut menghindari perangkat elektronik dan hanya berkomunikasi melalui pesan tulisan tangan yang dibawa kurir terpercaya.
Laporan juga menyebut Mojtaba diduga beroperasi dari bunker bawah tanah di Teheran atau sekitar Qom.
Namun hingga kini, Iran juga belum pernah merilis rekaman suara Mojtaba karena khawatir dapat dimanfaatkan untuk melacak keberadaannya.