Pakar Hubungan Internasional President University, Teuku Rezasyah, menilai pernyataan Presiden AS Donald Trump yang membatalkan rencana serangan terhadap Iran lebih merupakan bagian dari perang informasi atau strategi deception.
"Ini sebenarnya perang informasi ya. Kalau dalam teori namanya deception. Perang ini sudah sangat melelahkan semua, terutama sekali Amerika Serikat," kata Teuku Rezasyah dalam program Kompas Malam, Minggu (2/8/2026).
Teuku juga menilai faktor politik domestik AS ikut memengaruhi langkah Trump.