JAKARTA, KOMPAS.TV – Kematian Sutrimo, pegawai eks Jampidsus, yang ditemukan di sebuah bekas klinik kecantikan di Jakarta Selatan, hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.
6 orang, termasuk saksi kunci, telah diperiksa. Namun, belum ada bukti kuat adanya tindak pidana dalam kematian Sutrimo.
Kini, penyidik masih menunggu hasil Laboratorium Forensik (Labfor) terhadap korban dan keterangan dokter yang memeriksa Sutrimo.
Sementara itu, perwakilan keluarga almarhum Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah, mengungkapkan korban sempat pulang kampung beberapa hari sebelum tewas secara misterius.
Sutrimo sempat bercerita bahwa sang majikan, eks Jampidsus Febrie Adriansyah, sedang menghadapi masalah.
Kematian Sutrimo di tengah penyidikan kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang menarik perhatian publik.
Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah bekas klinik kecantikan yang tidak jauh dari kediaman eks Jampidsus di Jakarta Selatan, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Baca Juga Usut Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Telusuri Rekam Jejak Digital di Ponsel Korban | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/683532/usut-kasus-kematian-sutrimo-polisi-telusuri-rekam-jejak-digital-di-ponsel-korban-kompas-petang
#sutrimo #eksjampidsus #febrieadriansyah
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/683533/sebelum-meninggal-sutrimo-sempat-cerita-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-sedang-ada-masalah