JAKARTA, KOMPAS.TV - Kematian Sutrimo, kepala rumah tangga eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, menjadi sorotan di tengah pengusutan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat eks Jampidsus tersebut.
Penasihat Ahli Kapolri Aryanto Sutadi berpandangan bahwa seluruh pihak yang berada di sekitar korban, termasuk Febrie Adriansyah, perlu diperiksa karena Sutrimo diduga mengetahui aktivitas di lingkungan rumah eks Jampidsus.
Guru Besar Universitas Bhayangkara Hermawan Sulistyo menilai adanya kemungkinan tekanan terhadap proses penyelidikan sehingga penanganan awal dinilai tidak optimal.