Israel terus membombardir Jalur Gaza meski Hamas telah menyepakati pelucutan senjata pada Jumat (31/7/2026). Serangan udara Israel dalam 24 jam ini menyasar kamp pengungsi Palestina di Nuseirat dan Deir al-Balah di Gaza tengah.
Serangan Israel terbaru di Gaza tersebut menghancurkan bangunan, kamp pengungsian, serta menyebabkan korban luka. Bahkan, gudang obat di RS Martir Al-Aqsa di Deir Al Balah, porak-poranda dihantam rudal Israel.
Dilansir dari Anadolu Agency, Sabtu (1/8/2026), Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, Munir al-Bur menyebut serangan Israel terhadap gudang obat-obatan sebagai "pukulan langsung terhadap elemen vital di rumah sakit,".
Kementerian Kesehata Gaza merilis, jumlah korban tewas terus bertambah sejak serangan Israel pada Oktiber 2023 lalu. Bahkan, saat gencatan senjata, Israel tidak menghentikan serangan darat mau pun udaranya.
Tercatat jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Gaza saat ini mencapai 73.349 jiwa, dengan 174.162 orang terluka.
Sebelumnya, Hamas menyatakan setuju melucuti senjata militernya. Namun, kelompok Palestina itu menegaskan, pelucutan senjata akan dilakukan apabila Israel menghentikan operasi militer dan pembunuhan di Gaza, hingga menarik pasukannya di garis kuning (yellow line) sesuai perjanjian gencatan senjata Oktober 2025 lalu.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Meiva Jufarani
Video Editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Konflik #Israel #Gaza #Palestina #Hamas #PerangGaza #Palestine