KOMPAS.TV - Krisis air bersih akibat kekeringan dirasakan warga di sejumlah daerah.
Di Jembrana, Bali, seorang warga disabilitas rela berjalan jauh dan antre demi mendapatkan air bersih.
Sudah hampir sebulan ini, Ni Putu Widiantini, seorang tuna netra di Jembrana, Bali, terpaksa pergi jauh demi mendapatkan air bersih.
Bahkan untuk menjangkau tempat bantuan air bersih dari PMI, ia harus menyusuri jalan sejauh hampir satu kilometer.
Putu Widi sapaannya, rela antre meski air yang didapatnya tidaklah banyak.
Bantuan air bersih dari PMI dan warga sekitar digunakannya sehemat mungkin dan hanya untuk air minum dan memasak.
Putu Widi saat ini tinggal bersama orang tuanya yang sudah lanjut usia. Untuk kebutuhan sehari-hari, ia mengandalkan bantuan tetangga dan sanak keluarga.