KOMPAS.TV - Pergerakan kapal di Selat Hormuz masih terhenti karena konflik selama lima bulan antara AS dan Iran belum berakhir.
Kapal-kapal pengangkut kontainer logistik dari berbagai tujuan masih tertahan di Selat Hormuz tanpa adanya kepastian melanjutkan perjalanan dalam waktu dekat.
Kondisi ini sudah terjadi hampir lima bulan sejak perang Amerika Serikat-Iran.
Hingga Kamis, AS dan Iran masih saling meluncurkan rentetan rudal seiring serangan balas-membalas kembali terjadi dan harapan akan berakhirnya konflik secara cepat semakin memudar.
Selat tersebut kini secara efektif kembali ditutup, dan dalam beberapa pekan terakhir, pertempuran di wilayah lain semakin menekan pasokan energi.