Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menggelar konferensi pers terkait tata niaga beras nasional pada Rabu (30/7/2026). Dalam konferensi pers itu, Amran mencoba meluruskan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang viral yang menyebut untung penggilingan padi mencapai Rp 2 triliun per bulan.
Amran menegaskan bahwa yang dimaksud presiden bukanlah untung penggilingan padi, tapi soal penghitungan penipuan perusahaan beras yang mencapai Rp 2 Triliun.
"Jadi pisahkan pengusaha murni dengan penipuan. Satu perusahaan ini mendapatkan keuntungan dari penipuan Rp 98 triliun, yaitu Rp 2 triliun," ungkap Amran.
Amran melanjutkan bahwa Presiden berbicara terlalu halus soal masalah ini.
"Bapak presiden halus, menyebut itu keuntungan. Keuntungan mafia, itu tambahannya, paham?," lanjut Amran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#politik #pemerintah ##kompascomlab #AndiAmranSulaiman #PenggilinganPadi #PrabowoPenggilinganPadi