:

Trump Mau Gempur Iran 14 Hari, Elite Militer AS Malah Terbelah

24 jam lalu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana melancarkan serangan udara intensif selama 10 hingga 14 hari terhadap Iran. Rencana itu menyusul serangan rudal Teheran ke pasukan AS di Yordania pada Selasa (28/7/26).

Rencana operasi militer berskala besar disiapkan oleh Komandan Komando Pusat AS Laksamana Brad Cooper. Namun, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine mengambil sikap yang lebih berhati-hati.

Seperti apa perbedaan sikap antara dua petingi militer AS tersebut, yang konon juga dipicu oleh menipisnya stok rudal pencegat?

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Danur Lambang Pristiandaru
Penulis Naskah: Afifah Rismayanti
Narator: Afifah Rismayanti
Video Editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan

#Global #Konflik ##DailyNews #AmerikaSerikat #Iran #PerangIran #DonaldTrump #CENTCOM #RudalPencegat #RudalPatriot #THAAD #RudalPencegatAS

Music: Between The Spaces - The Soundlings

Artikel terkait:

https://www.kompas.com/global/read/2026/07/30/160100770/as-siapkan-operasi-14-hari-gempur-iran-trump-beri-sinyal-hijau?page=all#page2 

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke