Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana melancarkan serangan udara intensif selama 10 hingga 14 hari terhadap Iran. Rencana itu menyusul serangan rudal Teheran ke pasukan AS di Yordania pada Selasa (28/7/26).
Rencana operasi militer berskala besar disiapkan oleh Komandan Komando Pusat AS Laksamana Brad Cooper. Namun, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine mengambil sikap yang lebih berhati-hati.
Seperti apa perbedaan sikap antara dua petingi militer AS tersebut, yang konon juga dipicu oleh menipisnya stok rudal pencegat?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru Penulis Naskah: Afifah Rismayanti Narator: Afifah Rismayanti Video Editor: Dimas Septian Adiyathama Produser: Akhmad Muawal Hasan