Kepala Bidang Advokasi Guru P2G Iman Zanatul Haeri menyoroti kondisi kesejahteraan guru yang masih rendah di tengah penggunaan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Iman menyebut keputusan Prabowo memaksa memasukkan opersional ke dalam postur anggaran pendidikan, bisa jadi akan turut menyumbang kehilangan dana Rp 1.200 triliun dalam kurun waktu lima tahun masa jabatan presiden.
Iman mengaku hitungannya berkaca dari hasil dokumen penelitian World Literacy Forum 2022. Dokumen itu menghitung social cost sejumlah negara Indonesia, yaitu kerugian apa saja yang didapat negara imbas masyarakat mengalami literasi buruk.
Dalam podcast Filonomics yang ditayangkan Kompas.com, pada Rabu (29/7/2026), Iman menyebut kerugiannya mencapai Rp200 triliun per tahun, jumlah yang relatif sama dengan anggaran MBG sekitar Rp223 hingga Rp230 triliun atau sekitar 60 persen dari anggaran APBN untuk pendidikan.
"Itulah kalau digabung social costnya di Indonesia kerugiannya Rp200 triliun per tahun, hanya karena literasi buruk. Dan ironinya ini angka yang sama dengan anggaran pendidikan yang diambil oleh MBG," ungkap Iman.
Iman pun memprediksi jika Presiden Prabowo tidak segera mencari solusi, uang hilang bisa mencapai seribu triliun rupiah.
"Jadi selain kita diambil 200 triliun, kita mengalami juga kerugian dua kali lipat. 400 triliun kita per tahun dirugikan karena pendidikan kita tidak diperbaiki. Jadi kalau Pak Prabowo 5 tahun berarti kita kehilangan 1.200 triliun," lanjut Iman.
Simak wawancara selengkapnya di Podcast Filonomics:
https://www.youtube.com/watch?v=FDCRorURhw0
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Politik #Pemerintah ##Kompascomlab #MBG #MakanBergiziGratis #AnggaranMBG #DanaPendidikan #P2G #ImanzanatulHaeri #Filonomics