JEPANG, KOMPAS.TV – Tim penyelamat di Jepang barat daya masih terus melakukan pencarian terhadap korban hilang setelah gempa bermagnitudo 6,8 mengguncang Prefektur Kumamoto.
Bencana tersebut dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 18 orang.
Gempa kuat yang mengguncang Kumamoto menyebabkan kerusakan di sejumlah lokasi.
Salah satunya ledakan di pusat perbelanjaan Aeon yang merusak fasad bangunan dan menyebarkan puing-puing di sekitar lokasi.
Tim penyelamat terus melakukan pencarian korban di tengah puing-puing bangunan.
Aparat juga memasang garis polisi dan membatasi akses ke lokasi guna mendukung kelancaran proses evakuasi dan pencarian.
Sementara itu, warga berkumpul di belakang garis polisi untuk menyaksikan proses evakuasi. Seorang saksi mengaku melihat ledakan tersebut dari area parkir pusat perbelanjaan saat gempa terjadi.
Gempa bermagnitudo 6,8 yang melanda wilayah Kumamoto pada Selasa (28/7/2026) sore waktu Jepang juga dirasakan para karyawan yang sedang bekerja.
Mereka langsung berlindung di bawah meja. Rekaman lain memperlihatkan kepanikan penghuni apartemen saat gempa mengguncang wilayah tersebut.
Baca Juga Pedagang di Pasar Kosambi Bandung Keluhkan Lonjakan Harga Sayuran hingga 80 Persen | SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/683095/pedagang-di-pasar-kosambi-bandung-keluhkan-lonjakan-harga-sayuran-hingga-80-persen-sapa-siang
#jepang #gempabumi #evakuasi #kompastv
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/683100/gempa-magnitudo-6-8-guncang-kumamoto-jepang-18-orang-dilaporkan-tewas-sapa-siang