Meskipun Amerika Serikat mengerahkan kekuatan militer terkuatnya, Iran memilih bertempur menggunakan strategi perang asimetris dengan mengancam jalur energi dunia di Selat Hormuz.
Taktik bertahan Teheran ini berhasil melumpuhkan navigasi komersial dan memaksa Washington menanggung biaya operasi yang sangat mahal.
Alhasil, tingginya risiko ekonomi dan terkurasnya amunisi vital memaksa Donald Trump menghentikan serangan, membuktikan bahwa keunggulan militer tak selalu menjamin kemenangan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih
Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih
Video editor: Angelia Elza Berliana Sari
Produser: Dandy Bayu Bramasta
#Global #Konflik ##kompascomlab #Iran #AS #Trump
Music: Taking Chances - The Soundings