:

Kasus Satpam Tewas di Jatiluhur Belum Ada Tersangka, Polisi: Terkendala Minimnya Saksi dan CCTV

4 hari lalu

PURWAKARTA, KOMPAS.TV – Hampir sepekan sejak ditemukannya seorang satpam bernama Sumarna dalam kondisi tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, kasus kematiannya belum juga terungkap.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

Tim Polresta Purwakarta telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta meminta keterangan dari 15 orang saksi. Namun, pelaku hingga kini belum berhasil diungkap. Polisi mengakui penyelidikan terkendala minimnya saksi dan rekaman CCTV.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut, termasuk memeriksa hasil autopsi dan telepon seluler milik korban.

Sumarna meninggalkan seorang istri serta dua anak yang masing-masing berusia 17 tahun dan 9 tahun.

Kematian Sumarna menjadi pukulan berat sekaligus menyisakan tanda tanya bagi keluarga yang berharap penyebab kematiannya segera terungkap.

Jenazah Sumarna ditemukan dalam kondisi tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada 24 Juli 2026.

Sebelum meninggal dunia, Sumarna diduga sempat menegur sekelompok orang yang melakukan vandalisme di kawasan waduk.

Baca Juga Kemensos Beri Bantuan Keluarga Satpam yang Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur di https://www.kompas.tv/nasional/683044/kemensos-beri-bantuan-keluarga-satpam-yang-tewas-terborgol-di-waduk-jatiluhur

#purwakarta #wadukjatiluhur #satpam #polisi 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/683091/kasus-satpam-tewas-di-jatiluhur-belum-ada-tersangka-polisi-terkendala-minimnya-saksi-dan-cctv

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke