Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM, mengaku telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto adanya sejumlah hal yang menurutnya janggal dalam tata kelola keuangan daerah.
KDM mengatakan, salah satu keanehan yang ia sampaikan berkaitan dengan penyaluran dana bagi hasil migas dari Pertamina yang selama ini harus melewati Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya, mekanisme tersebut membuat dana tidak langsung masuk ke kas daerah.
Hal itu disampaikan KDM saat bertemu Presiden Prabowo usai pelantikan Pamong Praja Muda IPDN di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu, (29/7/2026).
"Pak, ada keanehan di republik ini. Dana bagi hasil migas, keuntungan dari PT Pertamina, diserahkannya harus melalui BUMD. Kenapa tidak langsung ke kas daerah?" katanya.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Meiva Jufarani
Video Editor: Agung Setiawan
Produser: Yusuf Reza Permadi
#Politik #Pemerintah #DediMulyadi #KDM #Prabowo #JawaBarat #BUMD