Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menemukan indikasi penyalahgunaan QR code atau barcode dalam transaksi pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Biosolar. Temuan ini mengungkap masih adanya celah manipulasi pada sistem berbasis aplikasi MyPertamina yang kini diwajibkan bagi seluruh konsumen. Padahal, skema digitalisasi tersebut sejatinya dirancang secara khusus untuk mengunci penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran, sekaligus melindungi hak-hak kelompok masyarakat yang memang berhak mendapatkannya. Tetapi dalam praktiknya, BPH Migas justru menemukan anomali transaksi yang mengindikasikan adanya celah kecurangan. Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengungkapkan modus di mana satu kendaraan melakukan pengisian BBM bersubsidi berulang kali dalam sehari menggunakan QR code yang berbeda-beda.
Jika anda menyukai video seperti ini bisa tonton video :
- https://youtu.be/KZyzOrYc8fc
- https://youtu.be/1CsFB4-ItYw
- https://youtu.be/PbOQ7DoKM-8
Kompas.com
PT. Kompas Cyber Media
Gedung Kompas Gramedia, Unit II Lt 5
Jl. Palmerah Selatan No 22-28
Jakarta 10270, Indonesia
You can visit our official website: https://otomotif.kompas.com/
Follow our social media:
Facebook: https://www.facebook.com/Otomotif.Kompascom/
Instagram: https://www.instagram.com/kompas.otomotif/
Tiktok : https://www.tiktok.com/@otomotifkompas?
Video Editor : Carolus Dori
Penulis : Dio Dananjaya
Editor : Agung Kurniawan
Penulis Naskah : Maria Rarindra Sagala
Pengisi Suara : Maria Rarindra Sagala
#BreakingNews #News #Pertalite #Biosolar #Solar #AntrianSolar #Pertamina #AntrianPertalite #AntrianSPBU #BBMBersubsidi #Otomotif #Kompascom #JernihkanHarapan #JernihMelihatDunia