Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menggelar sayembara berhadiah hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil menangkap begal dan pelaku kejahatan jalanan memicu perdebatan.
Sebagian pihak menilai sayembara tangkap begal Rp50 juta dapat membantu menekan angka kriminalitas. Namun, tidak sedikit yang mempertanyakan apakah kebijakan ini justru menjadi alarm bagi kinerja polisi, mengingat penindakan terhadap pelaku kejahatan merupakan tugas aparat penegak hukum.
Perdebatan semakin menguat setelah muncul kasus main hakim sendiri di Tabanan, Bali, dan Morowali, Sulawesi Tengah, yang menyebabkan terduga pelaku meninggal dunia sebelum menjalani proses hukum.
Direktur Eksekutif Amnesty International, Usman Hamid, melihat insiden ini merupakan tanggung jawab negara. Usman wanti-wanti agar sayembara ini hanya untuk kepentingan politis semata.
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Editor: Monica Arum
Produser: Adil Pradipta
#kdm #Begal #SayembaraBegal #obrolannewsroom #onrclips