KOMPAS.TV - Demi mendapatkan air bersih, warga Dusun Kemesu, Kelurahan Semugih, Gunungkidul, terpaksa menjual ternak dan hasil bumi mereka.
Kekeringan parah memaksa warga Dusun Kemesu berjuang keras demi air bersih. Pasokan PDAM yang hanya mengalir seminggu sekali sama sekali tidak cukup untuk kebutuhan harian.
Warga kini bergantung pada air tangki swasta seharga 120 ribu rupiah per tangki. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga pun menjual ternak mereka untuk membeli air.
Selain itu, menghadapi ancaman kekeringan dan El Nino, pemerintah siapkan langkah strategis, termasuk menjaga ketersediaan air dan mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dipanggil Presiden Prabowo Subianto ikuti rapat terbatas bahas ancaman kekeringan dan El Nino.
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, bilang salah satu langkahnya adalah memastikan pasokan air cukup untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, dan perkebunan. Termasuk membuka opsi operasi modifikasi cuaca, memastikan debit air di waduk dan danau aman.
#gunungkidul #dusunkemesu #airbersih
Baca Juga Penampakan Desa yang Tenggelam Air Bendungan Karian Kembali Muncul | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/682911/penampakan-desa-yang-tenggelam-air-bendungan-karian-kembali-muncul-kompas-petang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/682912/demi-beli-air-bersih-warga-di-gunungkidul-jual-ternak-dan-hasil-bumi-kompas-petang