Amerika Serikat disebut berusaha mengotak-atik taktiknya demi keluar dari perang di Teluk, namun ujung-ujungnya ditekan rudal dan drone Iran. Lima bulan sejak konflik pecah pada akhir Februari 2026, Amerika Serikat justru terjebak dalam bumerang strategis akibat simpatinya dunia yang mengalir ke arah Iran.
Analis The Atlantic, Graeme Wood, menilai Pentagon terlambat mengubah haluan setelah serangan awal yang menewaskan sejumlah petinggi Iran dibalas dengan gempuran drone, rudal, dan penutupan Selat Hormuz hingga merusak ekonomi sekutu serta menewaskan tiga tentara AS di Yordania.
Kegagalan Washington dalam diplomasi publik membuat citra Iran berhasil terbentuk sebagai pihak yang tertindas, sementara AS menanggung kerugian besar dan kehilangan kendali geopolitik di kawasan.
Kini, Presiden Donald Trump dihadapkan pada lima opsi pahit yang semuanya menemui jalan buntu. Apa saja itu?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Cavalry - Aakash Gandhi
#global #perang ##kompascomlab #Iran #IranvsAmerika #Amerika #PerangIran