:

KOLABORASI MBG! Menkes Fokus Daerah Stunting Sebelum 5 Agustus, Menag Soroti Validasi Data Pesantren

9 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu langkah penting untuk mengatasi persoalan gizi di Indonesia.

Menurutnya, pemerintah akan merampungkan penentuan sasaran penerima, penyusunan standar menu bersama para ahli gizi, serta membuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah dengan angka stunting tinggi sebelum 5 Agustus.

Baca Juga BMKG: El Nino 2026 Sudah Aktif dan Berpotensi Sangat Kuat, Prabowo Perintahkan Langkah Antisipasi di https://www.kompas.tv/info-publik/682854/bmkg-el-nino-2026-sudah-aktif-dan-berpotensi-sangat-kuat-prabowo-perintahkan-langkah-antisipasi

Kementerian Kesehatan juga akan melakukan pemantauan berbasis data untuk mengukur dampak program terhadap perbaikan status gizi para penerima manfaat.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi peningkatan kualitas validasi data penerima manfaat MBG yang dinilainya semakin selaras dengan data yang dimiliki Kementerian Agama. Ia berharap pembenahan data tersebut dapat mempercepat penyaluran program, khususnya bagi pondok pesantren yang selama ini masih menerima porsi manfaat yang relatif kecil.

Menurut Nasaruddin, sinergi antarkementerian menjadi kunci agar pelaksanaan MBG semakin tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak penerima yang membutuhkan.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Joshua

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/682859/kolaborasi-mbg-menkes-fokus-daerah-stunting-sebelum-5-agustus-menag-soroti-validasi-data-pesantren

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke