Iran dilaporkan meluncurkan beberapa rudal balistik ke arah pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah dalam serangan mendadak yang mengakhiri jeda pertempuran. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan seluruh rudal berhasil dicegat. Di sisi lain, AS dan Arab Saudi menyerang sejumlah lokasi logistik dan senjata kelompok yang disebut bersekutu dengan Iran di Irak sebagai balasan atas lebih dari 30 serangan drone dalam 72 jam terakhir.
Serangan terbaru ini terjadi sehari setelah Presiden AS Donald Trump menyebut adanya negosiasi yang sangat ramah dengan Iran. Ketegangan juga kembali meningkat di tengah kekhawatiran terganggunya jalur energi di Selat Hormuz, yang membuat harga minyak dunia naik.