KOMPAS.TV – Keluarga Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah, membenarkan bahwa almarhum bekerja di rumah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Jakarta. Pihak keluarga menyatakan Sutrimo telah bekerja selama puluhan tahun dan mengaku telah mengikhlaskan kepergian korban, yang disebut juga mengidap penyakit diabetes.
Jenazah Sutrimo telah dimakamkan pada Kamis lalu di TPU Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sebelumnya, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah bangunan bekas klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kematian Sutrimo. Tim Inafis Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara lanjutan di lokasi penemuan korban di sebuah bekas klinik kecantikan di Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dalam olah TKP sebelumnya, polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya sebuah bantal berwarna biru, botol plastik, sampel sisa makanan dan minuman, serta satu unit sepeda motor. Hingga kini, polisi belum mengungkap hasil temuan dari olah TKP lanjutan tersebut.
#sutrimo #febrieadriansyah #kejaksaan #kebayoranbaru #jakartaselatan
Baca Juga Fakta Baru Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur, Polisi Ungkap Korban Punya Persoalan Utang | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/regional/682814/fakta-baru-tewasnya-satpam-waduk-jatiluhur-polisi-ungkap-korban-punya-persoalan-utang-kompas-pagi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/682815/misteri-kematian-sutrimo-di-jaksel-polisi-belum-ungkap-hasil-olah-tkp-lanjutan-kompas-pagi