Indonesia memiliki cadangan logam tanah jarang sekitar 350.000 ton. Hal itu diungkapkan Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI Purn Dudung Abdurachman, di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, pada Senin, (27/7/2026).
Dalam Rapat Koordinasi Tata Kelola Ekspor Mineral Kritis Logam Tanah Jarang, Dudung mengatakan meski memiliki potensi besar, namun kekayaan alam Indonesia tersebut dinilai masih belum memberikan dampak ekonomi yang maksimal.
Nilai tambah logam tanah jarang Indonesia tersebut, menurut Dudung, belum dikelola secara optimal.
Padahal, logam tanah jarang adalah bahan baku utama bagi industri strategis masa depan. Mineral tersebut sangat penting bagi industri semikonduktor, kendaraan listrik, baterai, energi terbarukan, hingga teknologi pertahanan canggih.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Adhyasta Dirgantara, Danu Damarjati
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Angela Putri Defana
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Final Girl - Jeremy Blake
Artikel terkait:
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/28/11172951/dudung-ri-punya-350-ribu-ton-rare-earth-oxides-tapi-dampak-belum-terlihat
#Ekonomi #Bisnis #Indonesia #LogamTanahJarang #Pertambangan #DudungAbdurachman #Malaysia