Intelijen Amerika Serikat menilai pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, lebih terbuka terhadap pengembangan kemampuan nuklir dibandingkan ayahnya, Ali Khamenei.
Meski Iran termasuk belum mengaktifkan kembali program nuklir, langkah mengamankan aset nuklir dan menguatnya kelompok garis keras menimbulkan kekhawatiran baru di Washington.
Situasi ini membuat arah kebijakan nuklir Iran di bawah kepemimpinan Mojtaba menjadi perhatian utama dunia internasional.
Selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar Penulis Naskah: Shafa Maulita Maulana Narator: Shafa Maulita Maulana Video Editor: Dina Rahmawati Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko