Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah melumpuhkan dan menghancurkan pusat data utama Amazon di Bahrain senilai 9 miliar dolar AS dalam dua gelombang serangan rudal. Fasilitas komersial milik raksasa teknologi Amerika Serikat yang dibangun sejak 2019 tersebut dinilai bukan sekadar infrastruktur bisnis, melainkan simpul vital yang diandalkan militer AS yang diduga untuk komputasi awan (cloud) untuk operasi intelijen dan pengendalian armada drone di kawasan Teluk.
Meski hal itu dibantah Amazon, AS dinilai para analis sudah terbiasa memanfaatkan pusat data komersial untuk melakukan operasi mata-mata di kawasan Teluk.
Di sisi lain, meningkatnya akurasi serangan rudal Iran yang mampu menembus pertahanan pangkalan militer turut memicu dugaan adanya dukungan navigasi atau komponen dari China dan Rusia, meski aliansi tersebut dinilai belum sekuat NATO.
Di tengah bungkamnya otoritas terkait atas hancurnya fasilitas cloud tersebut, rangkaian serangan terarah ini semakin mempertegas pergeseran medan perang modern di mana infrastruktur digital kini menjadi target strategis bernilai tinggi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Future - Anno Domini Beats
#global #perang ##kompascomlab #Iran #IranvsAmerika #Amerika #PerangIran