Peringatan 30 tahun peristiwa Kudatuli yang dirangkaikan dengan peresmian Monumen Kudatuli digelar di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/7/2026).
Dalam acara tersebut, sejumlah elite partai, termasuk Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tampak mengenakan kemeja hitam bertuliskan 'Pro Mega'.
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menjelaskan bahwa istilah 'Pro Mega' merujuk pada kelompok atau massa akar rumput pendukung Megawati Soekarnoputri pasca-Kongres Luar Biasa (KLB) PDI di Surabaya pada tahun 1993.
Menurut Andreas, kelompok tersebut muncul di tengah dualisme kepemimpinan PDI pada pertengahan dekade 1990-an.
Senada dengan Andreas, Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menyebut penafsiran simbol tersebut mengacu pada keterbelahan faksi politik pada masa itu, yakni antara kelompok 'Pro Soerjadi' yang didukung pemerintah Orde Baru dan kelompok 'Pro Mega'.
Simak videonya berikut ini!
Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Penulis Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Abba Gabrillin
#politik #megawatisoekarnoputri #kudatuli #pdip #promega #vjlab