Serangan Iran terhadap fasilitas dan aset militer Amerika Serikat di negara Teluk, hancur berantakan selama 15 hari perang. Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Hossein Mohebbi mengeklaim, serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah, telah menimbulkan kerugian besar.
Menurutnya, operasi Iran tersebut bertujuan melumpuhkan kemampuan operasional musuh, dengan menghancurkan sistem pengawasan, komando, dan kendali militer Amerika. Hal itu disampaikan Mohebbi, pada Sabtu (25/7/2026).
Mohebbi juga mengeklaim, pasukan Iran berhasil menghantam tujuh pusat komando dan kendali, tiga sistem komunikasi satelit, serta enam radar yang terhubung dengan sistem pertahanan udara Patriot.
Lantas, apa saja aset militer AS yang rusak dan hancur dibombardir Iran?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Sumber Video: Viory
Music: Mission - Anno Domini Beats
#Global #Perang #Iran #IRGC #AmerikaSerikat #TimurTengah #ASIran #Bahrain #HosseinMohebi