KOMPAS.TV - Berbalas serangan antara AS dan Iran masih berlanjut.
Terbaru, Iran membombardir 7 pusat komando militer AS di kawasan Teluk sebagai balasan atas serangan udara AS selama 13 malam berturut-turut ke Iran.
Murka, Presiden AS Donald Trump mengancam siap menyerang Iran besar-besaran.
Tapi, di sisi lain, Trump bilang AS masih mengupayakan negosiasi.
Iran memperingatkan akan menerapkan strategi baru apabila serangan Amerika Serikat terus berlanjut. Iran menyebut konflik telah memasuki fase baru.
Perang antara AS-Iran telah memasuki hari ke-148.
Besarnya rasa saling tidak percaya jadi tembok penghalang perdamaian keduanya.
Akankah perang sengit berlanjut dan menghanguskan upaya perdamaian?
Bagaimana taktik yang disiapkan Iran menghadapi serangan besar-besaran AS? Kita akan bahas bersama pengamat militer dan pertahanan Universitas Indonesia, Stanislaus Riyanta.