KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengklaim militer AS telah melemahkan kekuatan pasukan Iran.
Trump menyebut Angkatan Laut dan Udara Iran telah lenyap.
Secara khusus, Trump menyebut 250 jet telah hilang dan 159 kapal berada di dasar laut. Menurut Trump, dampak serangan ini menyebabkan Iran sangat ingin berunding dengan AS untuk menyelesaikan perang.
Sementara itu, Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim serangan Teheran ke sejumlah pangkalan militer Amerika di kawasan Teluk telah menimbulkan kerugian besar.
IRGC menyebut selama 15 hari terakhir pasukan Iran menghantam tujuh pusat komando militer, tiga sistem komunikasi satelit, dan enam radar yang terhubung dengan sistem pertahanan udara Patriot.
Serangan Iran juga mengenai sejumlah lokasi perawatan pesawat, fasilitas bahan bakar, dan gudang senjata.