:

Dari Limbah Kulit Bawang Putih, Pelajar Surabaya Ciptakan Tinta Spidol hingga Sabun Cair

9 jam lalu

Kulit bawang putih yang selama ini berakhir di tempat sampah dimanfaatkan Raihan Jouzu Syamsudin menjadi tinta spidol, eco enzyme, hingga sabun cair.

Ide tersebut muncul setelah Raihan melihat kulit bawang putih di dapur rumah selalu dibuang usai memasak. Dari sana, ia mempertanyakan mengapa limbah tersebut tidak dimanfaatkan, terlebih hasil panen bawang putih di Indonesia pada 2020 mencapai 81.805 ton per tahun.

"Maka kita manfaatkan limbah padat ini karena dari literatur yang saya baca yang paling banyak bisa dilakukan pengolahan dari industri pertanian yaitu limbah kulit bawang putih," ujar Raihan.

Berkat inovasi tersebut, Raihan meraih gelar Pangeran II Lingkungan Hidup Kota Surabaya 2024.


Jurnalis Video: Kompas.com/Suci Rahayu


Penulis: Suci Rahayu, Reni Susanti

Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne

Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta


~R #Sampah #Surabaya #Lingkungan

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke