JAKARTA, KOMPAS.TV - Advokat senior Denny Kailimang menilai penanganan perkara Eks Jampidsus yang kini menjadi sorotan publik memasuki fase yang ia sebut sebagai "dark justice".
Menurutnya, transparansi dan profesionalisme aparat penegak hukum menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi.
Denny Kailimang menilai situasi yang terjadi saat ini berbeda dibanding penanganan perkara korupsi pada umumnya.
Ia menjelaskan, minimnya informasi resmi membuat publik hanya bisa berspekulasi mengenai arah penanganan perkara.
Menurut Denny, dalam perkara korupsi biasanya aparat penegak hukum menyampaikan secara terbuka dasar hukum penetapan tersangka.
Ia berharap kejaksaan mampu bekerja secara profesional dan terbuka agar perkara tersebut tidak berujung pada turunnya kepercayaan publik.
Denny juga menyoroti belum adanya penjelasan mengenai dugaan tindak pidana yang disangkakan kepada tersangka.
Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan praktik yang lazim dilakukan dalam perkara korupsi.
Denny menilai tim sembilan jaksa yang telah dibentuk memikul tanggung jawab besar karena harus menangani perkara yang melibatkan mantan pejabat tinggi di institusinya sendiri.
Ia mempertanyakan bagaimana para jaksa mampu menjaga objektivitas saat menangani perkara tersebut.
Menurut Denny, proses tersebut akan menjadi ujian bagi para jaksa. Denny menyampaikan harapan agar Kejaksaan memiliki figur-figur penegak hukum yang berintegritas.
"Semoga selalu ada seorang Baharuddin Lopa muda di Kejaksaan Agung. Itu harapan kami," katanya.
Ia juga berharap muncul kepemimpinan yang mampu menjaga independensi aparat penegak hukum.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/vDvJJDrp35U
#jampidsus #febrieadriansyah #korupsi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/682211/denny-kailimang-soroti-kasus-eks-jampidsus-dark-justice-harap-ada-baharuddin-lopa-muda-rosi